Ustad Abdul Somad Tolak Minta Maaf Soal Ceramah ‘Jin Kafir’ pada Salib

0
1878

Jakarta, Jurnal6 – Heboh video ceramah ‘jin kafir’ dalam lambang salib, oleh Ustad Abdul Somad (UAS), belum berakhir. Kecaman pun masih menyasar tokoh agama Islam yang cukup terkenal itu. Kecaman tidak hanya datang dari umat Kristen, namun banyak umat Islam yang ikut mengecam.

Permintaan banyak kalangan agar UAS minta maaf, ditolak mentah-mentah. Itu disampaikan UAS usai melaksanakan pertemuan dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta, Rabu (21/8/2019). “Saya menjelaskan tentang akidah agama saya di tengah komunitas umat Islam, di dalam rumah ibadah saya. Bahwa kemudian ada yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya mesti meminta maaf?” kata dia.

Dia mencontohkan, dalam Islam dikatakan bahwa kafirlah yang mengatakan bahwa Allah itu tiga. Otomatis, kata dia, orang luar yang mendengar itu akan tersinggung. “Saya jelaskan itu di tengah umat Islam, lalu orang yang mendengar itu tersinggung atau tidak? Tersinggung. Apakah perlu saya minta maaf? Udah terjawab. Itu ajaran saya. Kalau saya minta maaf, berarti ayat itu mesti dibuang,” imbuh UAS didampingi sejumlah pengurus MUI.

Ketegasan UAS untuk tidak minta maaf, mengundang reaksi umat Kristiani. “Sebagai umat Kristen, saya telah memaafkan dia (UAS, red). Namun, seharusnya proses hukum jalan terus, supaya ada asas keadilan bagi banyak orang Kristen yang telah diadili dan dihukum karena dijerat dengan pidana penistaan agama. Kan Undang-Undang yang berisi pidana penistaan agama itu bukan hanya untuk menjerat orang Kristen saja. Apapun agamanya, kalau sudah memenuhi unsur, harus dihukum,” kata Jerry Lumenta, aktivis pemuda Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.(rul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here