oleh

Walhi Support Pemecahan 3 Rekor Dunia Selam di Manado, Runtuwene : Tidak Mengganggu Ekosistem Lingkungan

Jurnal6  Manado РPemecahan 3 rekor dunia selam Kamis hingga Sabtu (1-3/8) mendatang  yang akan diselenggarakan di laut Kota Manado mendapat dukungan penuh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Utara.

Direktur Walhi Sulawesi Utara, Theo Runtuwene mengatakan kegiatan yang dipelopori oleh Wanita Selam Indonesia (WASI) ini  memiliki dampak yang sangat positif untuk masyarakat dan tidak mengganggu ekosistem lingkungan

STA GINOSKO

“Kegiatan selam yang dilaksanakan WASI selama ini justru positif. Beberapa kali kegiatan cinta lingkungan seperti bersih-bersih pantai, bersih sampah di laut juga dilaksanakan WASI. Artinya, untuk kegiatan selam justru banyak positifnya,” tutur Runtuwene.

Dikatakan Runtuwene, agenda pemecahan rekor dunia ini juga punya dampak dan nilai positif di tengah masyarakat, baik dari segi mendukung pariwisata juga bagaimana mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan itu sendiri.

“Artinya, kan tidak mungkin kegiatan besar seperti ini dilaksanakan di laut Manado, jika kemudian laut kita itu kotor atau tidak baik. Makanya, ini juga bisa jadi ajang sosialisasi, bagaimana menjaga lingkungan kita agar tetap indah, agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa dilaksanakan,” kata Runtuwene kembali.

Seperti diketahui, Wanita Selam Indonesia pimpinan ibu Tri Suswati Karnavian, rencananya akan memecahkan 3 rekor dunia selam. Organisasi di bawah POSSI ini, akan memecahkan rekor penyelaman massal bertarget 3.000 penyelam, rantai manusia terpanjang dalam air dan pembentangan bendera terluas di dunia. (stem/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed