Banjir Landa Manado, Pemkot Monitoring Lewat C3

0
70

Manado,jurnal6.com- Kota Manado terdampak banjir karena hilir dari 5 Sungai yg melintasi kota Sungai Bailang hulunya Mapanget, Sungai Tondano hulunya Tondano Minahasa, Sungai Tikala hulunya Sawangan Minahasa, Sungai Sario hulunya Tinoor dsk Minahasa, Sungai. Malalayang hulunya Winangun-Sea).
Upaya penanggulangan bencana telah dilakukan dari jajaran Pemprov-Pemkot-Camat-Lurah-Pala, semua bekerja bersama utk Kota Manado sebagai ibu Kota Provinsi.
Pemkot Manado, siaga dan bergerak mulai dari monitoring C3 untuk Early Warning Sistem, aplikasi 112 dan Qlue untuk menerima pengaduan standby 24 jam.

WA Group Perangkat Daerah berdenting rame melaporkan hasil pantauan dan pergerakan para Pala-Lurah-Camat yg dikomando langsung oleh pak Walikota-Wakil Walikota-Sekda. Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan serta Sekretaris Kota Mickler Lakat turun langsung memantau dilapangan, mengunjungi korban dan memberi instruksi tanggap darurat.

BPBDpun turun bersama basarnas, tagana. Dapur Umum mobile dibuka oleh Dinas Sosial, PU sigap dengan longsor, Damkar menyemprot membersihkan jalan, Dinas Kesehatan standby dan kerja ekstra di Puskesmas.

“Karena air mengalir dari hulu sampai hilir, maka tak ada yang diam untuk banjir Manado dalam kondisi tanggap darurat ini.” ucap Vicky

Lebih jauh katanya,mari kita taati Tata Ruang dari Hulu-Tengah-Hilir karena dengan pertambahan penduduk banyak alih fungsi lahan, cathment area berkurang maka air meluncur bebas dari tempat tinggi ke rendah.

” Jangan membangun di sepadan sungai dan bukit dengan kemiringan diatas 40 % tanpa tindakan teknis. Bersahabatlah dengan alam, maka alam akan bersahabat dengan kita. Mari berdoa dan bekerja,” pungkas Lumentut.

(ONAl GAMPU )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here